Sinergi Wing Udara 2 Puspenerbal Dengan Angkasa Pura Juanda, Perkuat Kesiapsiagaan Darurat melalui Latihan Terpadu - EDITOR NEWS

Selasa, 27 Januari 2026

Sinergi Wing Udara 2 Puspenerbal Dengan Angkasa Pura Juanda, Perkuat Kesiapsiagaan Darurat melalui Latihan Terpadu

  

TNI AL-Puspenerbal (27/1/2026).

Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan penerbangan di wilayah Bandara Internasional Juanda, Angkasa Pura Juanda bersinergi dengan Wing Udara 2 Puspenerbal menggelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) khusus di Skuadron Udara 100, Wing Udara 2 Puspenerbal. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh General Manager Angkasa Pura Juanda, Laksma TNI Muhammad Tohir, didampingi Pgs. Pasops Wing Udara 2, Letkol Laut (P) Bani Safangat. Selasa (27/1). 

Melibatkan helikopter AS565 MBe Panther, latihan ini dirancang untuk menyelaraskan prosedur penyelamatan antara tim pemadam kebakaran bandara dan awak pesawat udara militer dalam menghadapi situasi krisis. Sebanyak 30 personel ARFF (Airport Rescue and Fire Fighting) Angkasa Pura Juanda menerima pembekalan intensif yang mencakup pengetahuan dasar konfigurasi helikopter, pemahaman Crash Fire Rescue Chart, serta identifikasi potensi bahaya (hazard) pada kondisi normal maupun darurat.

Selain aspek pemadaman, para peserta juga mendalami materi Evakuasi Medis Udara (EMU) guna memastikan proses pemindahan korban dari helikopter dilakukan dengan prosedur medis yang tepat dan cepat. Penguasaan teknis terhadap karakteristik pesawat militer sangat penting, mengingat kompleksitas alutsista ini memerlukan penanganan khusus untuk meminimalisir risiko ledakan atau cedera tambahan saat proses evakuasi berlangsung.

Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Letkol Laut (P) Oscar Johanes Novie, menekankan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan penerbangan yang aman.

"Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan standar kompetensi SDM baik Wing Udara 2 Puspenerbal maupun ARFF AP Juanda. Dengan saling berbagi pengetahuan dan teknik penyelamatan, kita membangun kesamaan pola tindak yang solid, sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan secara otomatis dan presisi," tegasnya.

Integrasi latihan ini juga merupakan implementasi nyata dari motto Komandan Puspenerbal, Laksda TNI Bayu Alisyahbana, yaitu PASTI (Profesional, Adaptif, Sinergi, Tangguh, dan Inovatif). Melalui semangat tersebut, Puspenerbal dan Angkasa Pura Juanda berkomitmen untuk terus bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi penerbangan dan inovatif dalam merumuskan strategi penanggulangan bencana.

Sinergitas yang kokoh ini tidak hanya meningkatkan ketangguhan personel dalam menjaga objek vital nasional, tetapi juga memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat, sejalan dengan visi TNI Angkatan Laut yang profesional dan modern. Peningkatan kualitas SDM melalui latihan bersama ini diharapkan dapat menutup celah komunikasi dan operasional yang sering menjadi kendala dalam manajemen krisis di area bandara yang padat aktivitas.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda