TNI AL-Puspenerbal (24/1/2026).
Wakil Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Wadan Puspenerbal), Laksma TNI Catur Nur Ardiantoro, S.H., M.Si., M.Han., menghadiri Upacara Pembukaan Lomba Menembak Pangkormar Cup Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Internasional FX. Soepramono, Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Sabtu (24/01).
Kehadiran Wadan Puspenerbal dalam kegiatan ini adalah untuk mewakili Komandan Puspenerbal (Danpuspenerbal) sekaligus memperkuat sinergitas antar-satuan di lingkungan TNI Angkatan Laut serta instansi keamanan lainnya.
Acara bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Danpasmar 2, Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, yang membacakan amanat Komandan Korps Marinir (Pangkormar). Dalam amanatnya, Pangkormar menekankan bahwa lomba ini merupakan wahana strategis untuk mengukur standarisasi kemampuan menembak sekaligus ajang pertukaran pengalaman terkait perkembangan teknologi menembak demi prestasi di kancah internasional.
Usai prosesi pembukaan secara simbolis, Wadan Puspenerbal bersama jajaran pejabat tinggi TNI-Polri lainnya turut serta dalam sesi Fun Shooting. Dalam eksibisi tersebut, para pejabat menunjukkan ketangkasannya dalam dua kategori utama, yakni Pistol Executive Strong dan Senapan 350 Meter.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh senior Marinir, serta para pimpinan dari jajaran Pasmar 1, 2, dan 3, Kodiklatal, Koarmada II, hingga jajaran Forkopimda Jawa Timur termasuk Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
Lomba Menembak Pangkormar Cup 2026 ini selain bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menguasai senjata, juga difokuskan untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dari kalangan militer maupun sipil.
Keterlibatan aktif pimpinan Puspenerbal dalam lintasan tembak ini menjadi simbol bahwa prajurit Rajawali Laut tidak hanya tangguh di udara, tetapi juga memiliki kedisplinan dan profesionalisme yang tinggi dalam penguasaan senjata api sebagai kemampuan dasar prajurit.
Dengan partisipasi aktif Puspenerbal dalam ajang ini, diharapkan koordinasi dan hubungan baik yang telah terjalin antar-kotama TNI AL dapat terus meningkat demi mendukung tugas-tugas pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung dengan tertib dan mengutamakan faktor keamanan (safety) sebagai prioritas utama.
