PARIAMAN | Upaya menjaga integritas dan profesionalisme personel Polri terus diperkuat. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Barat menggelar operasi pengawasan dan penegakan disiplin di Polres Pariaman, dengan Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K. mendampingi langsung Kabid Propam Polda Sumbar dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Operasi penegakan disiplin tersebut dipimpin oleh Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol Siswantoro, S.I.K., M.H., didampingi Kasubbid Provos AKBP Jamalul Ihsan, S.Sos., M.M., serta melibatkan tim Biddokkes Polda Sumbar. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan menyeluruh di lingkungan Mapolres Pariaman.
Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi menegaskan bahwa pendampingan pimpinan kewilayahan dalam kegiatan Propam merupakan bentuk komitmen nyata Polres Pariaman dalam menjaga disiplin dan etika profesi seluruh personel.
“Kami mendukung penuh langkah Bidpropam Polda Sumbar. Penegakan disiplin ini penting agar seluruh anggota Polres Pariaman tetap berada pada koridor aturan, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar AKBP Andreanaldo Ademi kepada awak media.
Dalam arahannya, Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol Siswantoro menekankan bahaya judi online yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama terjadinya pelanggaran disiplin dan penurunan kinerja anggota Polri.
“Judi online merusak mental, keuangan, dan etos kerja. Tidak boleh ada anggota Polri yang terlibat dalam praktik ini,” tegas Kombes Pol Siswantoro.
Selain itu, isu penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian serius. Kabid Propam menegaskan bahwa pimpinan Polri tidak memberikan toleransi bagi personel yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna maupun bagian dari jaringan peredaran gelap.
Sebagai bentuk transparansi dan peringatan tegas, Kabid Propam mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Polda Sumbar telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 39 personel akibat berbagai pelanggaran berat.
Usai pengarahan, tim Subbid Provos melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi pribadi serta sikap tampang personel Polres Pariaman secara detail dan objektif.
Untuk memastikan lingkungan kerja bersih dari narkotika, tim Biddokkes Polda Sumbar juga melaksanakan tes urine kepada sejumlah personel secara acak dan transparan.
Kapolres Pariaman kembali menegaskan bahwa disiplin harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban formal.
“Disiplin adalah kehormatan. Jika Polri ingin kuat dan dipercaya masyarakat, maka anggotanya harus bersih, profesional, dan berintegritas,” tutup AKBP Andreanaldo Ademi.
Operasi penegakan disiplin ini diharapkan mampu memperkuat integritas internal serta menjadi langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran di lingkungan Polres Pariaman.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM RMO
