Helikopter Panther Skuadron 100 Wing Udara 2 Puspenerbal Jadi Saksi Penyematan Brevet Penerbang Kehormatan TNI AL Untuk 7 PATI TNI AL - EDITOR NEWS

Rabu, 21 Januari 2026

Helikopter Panther Skuadron 100 Wing Udara 2 Puspenerbal Jadi Saksi Penyematan Brevet Penerbang Kehormatan TNI AL Untuk 7 PATI TNI AL

  

TNI AL-Puspenerbal (21/1/2026) 

Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Puspenerbal mengerahkan unsur kekuatan terbaiknya, yakni Dua helikopter AS565 MBe Panther, sebagai wahana utama dalam upacara bersejarah penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL. Kegiatan yang berlangsung di Apron Base Ops Pangkalan TNI AL Juanda pada Selasa (20/1) ini ditandai dengan pelaksanaan joy flight khusus bagi tujuh Perwira Tinggi (PATI) TNI AL. Penerbangan kehormatan tersebut dipimpin langsung oleh Flight Leader Letkol Laut (P) Kuswoyo, yang juga menjabat sebagai Komandan Skuadron Udara 100, guna memberikan pengalaman langsung mengangkasa dengan helikopter pemburu kapal selam kebanggaan.

Tujuh perwira tinggi yang menerima kehormatan tersebut adalah Laksda TNI Dr. Bambang Irwanto (Aspers Kasal), Laksda TNI Bram Rusman Namin (Aster Kasal), Laksda TNI Yudi Cahyadi (Askomlek Kasal), Laksda TNI dr. Sujoko Purnomo (Kapuskesal), Laksda TNI Heri Triwibowo (Kas Koarmada RI), Mayjen TNI (Mar) Suherlan (Kas Kormar), serta Laksda TNI Bambang Irawan (Wadan Pushidrosal). Penggunaan helikopter Panther dalam prosesi ini menjadi simbol penting atas diterimanya para perwira tinggi tersebut menjadi warga kehormatan Puspenerbal yang senantiasa mengawal kedaulatan maritim melalui udara.

Sebagai helikopter spesialis Anti-Kapal Selam (AKS) tercanggih di kelasnya, AS565 MBe Panther yang dioperasikan Skuadron 100 memiliki keunggulan strategis yang sangat vital bagi pertahanan laut. Helikopter ini dapat terintegrasi dengan teknologi Dipping Sonar yang mampu mendeteksi keberadaan kapal selam di kedalaman laut. Selain sistem deteksi yang mumpuni, varian Panther MBe ini juga dibekali mesin yang lebih bertenaga serta kemampuan untuk membawa persenjataan torpedo ringan, menjadikannya platform yang lincah dan mematikan saat beroperasi dari dek kapal perang (KRI) di tengah samudera.

Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Letkol Laut (P) Oscar Johanes Novie, menegaskan bahwa operasional helikopter Panther dalam upacara ini merupakan ajang unjuk profesionalisme bagi para penerbang andal TNI AL. Beliau menyampaikan bahwa dengan penyematan brevet ini, para penerima resmi menjadi bagian dari keluarga besar Penerbangan TNI AL yang diharapkan dapat terus memupuk rasa bangga terhadap kekuatan alutsista udara maritim. Momen ini sekaligus menegaskan kesiapan Puspenerbal dalam mengoperasikan teknologi penerbangan militer termutakhir guna menjaga wilayah perairan Nusantara dari segala bentuk ancaman bawah air.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda